Hak cipta karya foto ada pada fotografer dan dilindungi oleh undang-undang.
Nyoman Bayu Yudianala (306179)
"Salary Man" adalah tipikal istilah Jepang untuk White-Collar Worker (Pekerja dasi putih/karyawan). Mereka hanya mengandalkan gaji untuk penghidupannya, dan selalu bekerja keras hingga tengah malam. Membawa kopor hitam dan stelan jas hitam (trade mark). Apabila stress ... ada yang sampai meninggal karena "overwork" /kerja lembur berlebih disebut dengan "karoshi".rnrnUntuk pekerja wanita disebut dengan "OL" (dibaca 'oeru') atau "Office Lady". Nasibnya sama saja, bertugas untuk membuat teh atau jenis pekerjaan 'klerik' lainnya. Hanya begitu-begitu saja ... hampir tanpa promosi.rnrnSepertiga tenaga kerja Jepang adalah "OL", dalam dominasi pekerja pria. Semua tenaga kerja ini memiliki 'traits' yang hampir sama, bersatupadu berusaha keras sehidup semati ... bekerja dibawah 'arahan' sang bos dalam ekonomi modern feodalistik ala Jepang. Saya sendiri menyebut Jepang sebagai negeri sosialis yang paling sukses didunia (terlepas dari yang tidak sependapat dengan paham liberal-demokrat).rnrnLalu dimana posisi NBY dalam hal ketenagakerjaan Jepang .... ??rnSebentar lagi saya "karoshi", walaupun saya 'sachoo-san' (bos) .... fufufufufufufu .... ;)) Sachoo apaan ... kalau cuman kerjanya diomelin bos besar .... :(rnrn:D
18 tahun yang lalu
Keren komposisi dan ceritanya...
nice compo, and nice 'stori' too, hahahaha... jadi lebih ngerti budaya jepang ni... salamjepret
komposisinya cakep banget. perspektifnya apik banget. terlihat futuristik. *iya nih 'senin'-nya haha.
wow perpektifnya cantix banget... salam
berikan saya lebih banyak bayangan "salary man"
ide n konsep yg bagus...lightingnya cakep...tone n kompo yang bagus....nice pic salam....
dia datang....luar biasa foto ini
lighting n compo cakep.. klo mata sy ga salah, horisonnya sdkt miring.. tapi tetep ok kok
lighting dan komposisinya cakep
saya sangat suka dengan deskripsinya, menambah wawasan....terima kasih bli.....:)
lorong dan komponya ok bli.....