Hak cipta karya foto ada pada fotografer dan dilindungi oleh undang-undang.
Henry C. Widjaja (41446)
24 September 2004, 18:01, 2 set patung dalam pameran seni rupa dalam "Art Summit Indonesia 2004". Pencahayaan yang datar, aku retouch dengan menaikan kontras di beberapa bagian. Sayangnya, judul & nama pematungnya lupa kucatat (jika anda tahu, tolong beritahu saya)rnrnFigur patung kurus yang membawa buku mengingatkanku pada Wiji Thukul, seorang aktivis & penyair, pencipta kalimat "Hanya satu kata, lawan!", yang menghilang sejak Mei 1998, pada musim pelengseran Soeharto. Aku mengenalnya lewat buku kumpulan puisinya, "Aku Ingin Jadi Peluru", yang diberi pengantar oleh Munir, yang juga "dihilangkan", yang sampai kini tak jelas oleh siapa. Dari ingatan inilah judul itu munculrnrnTerima kasih sudah menyimak
18 tahun yang lalu
patung-patung berdemonstrasi, menyuarakan apa yang disuarakan oleh om Henry. Keren degh... Oldig lightingnya kebayang seribet apa.
yess.pesennya brow!
permainan fokus nya cakep...nice BW pula...great shot!
kekasihku, jika kau ditanya siapa mertuamu ? jawablah ; itu yang setiap hari mengayuh becak, kata tukul pada sebuah larik sajaknya. ah, jika kritik tak lagi dipebolehkan, hanya satu ; lawan.
kalau melihat patungnya, sepertinya dolorosa sinaga si pematungnya. btw, nice portrait. saya penyuka foto-foto anda. wiji thukul, munir, di mana kau kawan?
dramatis om... syairnnya juga maut.... nyatu ama poto imo ...
kreatif milih anglenya ... framing nya juga suka neh ..
asyik bung.......aku baca keterangan jadi agak merinding.....konsep yang bagus.......puisinya keren........salute utk semuanya.........fight for u right.........aplaus n salam kenal bung
asik idenya.. keren ach...syaluttt...
tonal dan permainan fokusnya bagus.....salam
wow.. salut Om.. foto dan tulisan saling menguatkan.. setuju banget..