Hak cipta karya foto ada pada fotografer dan dilindungi oleh undang-undang.
Henry C. Widjaja (41446)
25 Juni 2004, 17:30. Dua foto dari tempat yang sama dengan angel yang berbeda (selisih 40 detik) kujadikan sebuah komposisirnrnSekrup karatan, diantara paku2 yang juga karatan, yang tertancap di sebuah onggokan bangkai pecahan perahu, yang dijadikan tempat orang (maaf) buang air besar, di sebuah pantai kecil di tanjungnya Ujung Genteng, mengingatkanku pada kondisi sakau. rnrnSebagai snapshooter, terkadang aku mencari makna atas gambar yang diselipkan oleh alam dalam kameraku. Yang ku tangkap ku tuliskan. Ku berharap, gambar dan kata yang ku sajikan berdampingan, bisa saling menguatkan. Karena ‘sakau’ yang muncul dalam benakku, maka foto sekrup karatan ini kujuduli ‘sakau’. Dalam kondisinya yang lain, tanpa narkoba, orang juga bisa dihinggapi sakau.
20 tahun yang lalu
Daleeeeeeeeeeeeeeem...!! Photo yg kental dng nuansa artistik & muatan pesan/kesan yg dalam Oom Henry pst bukan cuma fotografer.... AKU YAKIN ITU...!! Darah Art-nya KENTEEEL bgt nih... Oom Henry... agkat aku jadi muridmu... pliiiiissss...!! (Salam Jepret)
Tema menarik dan puisi sangat membantu mengerti makna gambar.
Sakau aku akanmu Darahku tak lagi bersih Bercampur darahmu yang tak bisa kusaring Tersungkur aku karena rindu Sakau.. tak pernah habis.. Salam..
konsepnya unik ;)
Perlu dikoreksi bukan sekrup tapi baut & mur. hee
jiwa kering.. i've been there..
Mantap banget nih puisinya Pak Henry :-) Sakau.......... :-p Salam
suka ama tone-nya Narasi-nya SIIIP banget... salam
bagus mas.. BW dan makna fotonya.. salam
T.O.P dahhh.....