Hak cipta karya foto ada pada fotografer dan dilindungi oleh undang-undang.
HSGautAmA (13122)
Sumiarsih, divonis mati oleh pengadilan karena kasus narkoba. Dia adalah wanita pertama yg nanti akan mati dieksekusi oleh peluru karena narkoba. Hidupnya kini hanya menunggu kematian didepan regu tembak.... satu peluru dikepala, satu lagi untuk jantungnya. Seminggu setelah vonis jatuh, kami sempatkan menengok dia. Ketika kami pamit, ia memberikan boneka bikinan dia. Saya pikir, efek dari shock terkena vonis mati adalah kerinduan atas masa kecilnya, mungkin karena itu umurnya yg dewasa tdk ada sangkut paut dengan bonek teletubbies yg dibuatnya selama dalam penjara hingga ketukan "MATI" dijatuhkan, dia tidak suka bermain boneka lagi, tapi entah kenapa ia membuatnya yg bisa jadi karena perasaan sedih dan sentimental teringat akan masa kecilnya yg polos dan indah ........... rnKalian lihat boneka ini, lalu jika kalian masih ada yg memakai narkoba, atau teman kalian, saudara kalian yg junkies, bisa jadi nasib kalian seperti Sumiarsih. Mati didepan regu tembak. ## Foto dalam digital BW, available light with tungsten/ softened, DOF, brushed deep-red on frame.
Fotografer sedang dalam suspend/verifikasi identitas/verifikasi e-mail. Foto tidak bisa dikomentari
21 tahun yang lalu
dalam maknanya...
seandainya tidak diberi narasi, maka foto tersebut tidak akan ada artinya. Kalo gak salah, foto harus bisa bercerita sendiri. Betul gak?
Ceritanya bagus tapi lokasi fotonya tidak mendukung sama sekali. Baiknya foto boneka ini dengan latar belakang yang ada hubungan dengan kematian, ruang pengadilan, dsb.
suka ceritanya ..